-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Online Sidik Jari
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tanggapi Krisis Kwalitas Air, Direktur Utama PDAM Dompu Berikan Tanggapan.

    Redaksi
    22/04/2026, Wednesday, April 22, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T05:25:56Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Foto : Direktur utama PDAM kabupaten Dompu NTB.

    Dompu,--sidikjari.com-- Air merupakan Sumber kehidupan yang wajib dipenuhi, justru kini menjadi polemik yang kian hangat di perbincangkan oleh masyarakat dalam beberapa hari terakhir, bahkan tak luput dari perhatian publik.


    Direktur utama PDAM kabupaten Dompu H.Didi Wahyudi, melalui media ini menanggapi pemberitaan sebelumnya bahwa, pihaknya mengakui seperti yang dikatakan masyarakat, air yang bersumber dari Dam Mila memang sekarang mengalami hal seperti yang dikeluhkan masyarakat, namun dalam menyikapi persoalan itu, PDAM kabupaten Dompu akan terus berupaya untuk melakukan sterilisasi air dan memperbaiki kualitas air. Rabu.22/04/26, sekitar pukul 11:30 WITA.


    Lebih lanjut, Dirut PDAM juga menjelaskan bahwa, semua yang terjadi itu diluar perkiraan dan pengetahuan kita sebagai manusia biasa, namun meski demikian, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengembalikan kwalitas air sebagaimana standar kesehatan layak konsumsi.


    Untuk penanganan awal, pihak PDAM kabupaten Dompu sudah menggunakan kaporit untuk menekan perkembang biakan bakteri dan kuman yang terkandung dalam air, namun untuk mensterilkan air akan membutuhkan kaporit dan tawas dalam jumlah yang cukup besar, namun saat ini PDAM dalam keadaan kekurangan anggaran untuk pengadaan bahan-bahan yang diperlukan."ungkapnya.


    Terkait dengan isu yang mengatakan bahwa Dirut PDAM mengabaikan perintah Bupati Dompu Bambang Firdausi SE, untuk menggunakan kaporit dan tawas, pihaknya sudah menyampaikan kepada Tim TAPD yang terdiri dari BAPPEDA dan BPKAD kabupaten Dompu, dan tim tersebut harusnya tanggap dengan apa yang diperintahkan Bupati, karena itu menyangkut air yang merupakan Sumber kehidupan masyarakat, dan apa yang dapat dilakukan oleh seorang direktur dengan anggaran yang diberikan hanya berjumlah Rp.100 juta, dan itupun belum direalisasikan oleh pemerintah.


    Direktur PDAM juga meminta agar dalam persoalan ini, BPKAD juga harus bertanggungjawab, karena hingga saat ini anggaran yang di minta bukan hanya tidak cukup, namun juga belum tersampaikan, karena masih di Dinas kesehatan.


    Sementara untuk memenuhi permintaan tersebut, juga sudah diajukan oleh beberapa dinas terkait, yakni Dinas PUPR, Dinas kesehatan, dan BPBD kabupaten Dompu, dengan jumlah sebanyak Rp.800.juta, damun yang diberikan hanya Rp.100 juta, lalu apa yang bisa dilakukan oleh seorang direktur dengan jumlah anggaran yang segitu."tegas Dirut.


    Di akhir penyampaiannya, Dirut PDAM kabupaten Dompu menegaskan bahwa dalam persoalan ini jangan sampai saya di kambing hitamkan pemerintah, sebagaimana yang telah disampaikan dalam rapat RDP di ruang rapat DPRD kabupaten Dompu dulu, dan meminta agar Kepala BPKAD agar jangan mengedepankan sikap fiodalismenya. "Tutup Dirut.  (Iskandar)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini