masukkan script iklan disini
SidikJari.com - Bima,NTB - Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Leu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima diduga tidak pernah melaporkan hasil pengelolaan pendapatan BUMDes selama masa jabatannya. Selain itu, sejumlah program juga tidak dilaporkan hingga saat ini. Ucap sumber yang tidak ingin namanya di sebut.
Menurut informasi yang dihimpun media ini jabatan Ketua BUMDes Desa Leu saat ini dijabat oleh M.Fajrin, awalnya anggaran di serahkan langsung oleh Pengurus Lama anggaran sebesar Rp. 117 Juta dan pada Tahun 2024 dialokasikan oleh Pemdes sebesar Rp.50 Juta serta di Tahun 2025 sebesar Rp.183 Juta sehingga total Anggaran yang dikelola BumDes Desa Leu Sebesar Rp.350 Juta untuk mengelola pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bawah pengelolaan BUMDes Desa Leu, Namun selama masa jabatannya diduga tidak pernah ada laporan resmi terkait hasil pengelolaan dana tersebut.
“Awalnya BUMDes ini mengelola dana dari Pengurus BumDes lama, namun selama masa jabatannya Pengurus BumDes diduga tidak pernah transparan terkait penggunaan anggaran,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya Minggu (10/05/2026).
Tak hanya itu, beberapa program kerja BumDes juga menjadi sorotan. Pasalnya masyarakat tidak pernah mengetahui apa saja yang menjadi program BumDes selama ini.
“Uang BUMDes tidak diketahui dipakai untuk apa saja, bahkan sudah sering masyarakat menanyakan program kerjanya namun tidak pernah mendapatkan jawaban pasti,” ucap sumber tersebut.
Selain persoalan program, Dana yang telah diberikan untuk pengembangan usaha BUMDes juga dipertanyakan penggunaannya. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait aliran dana maupun pertanggungjawabannya.
Masyarakat berharap agar ketua BUMDes dapat memberikan klarifikasi serta bertanggung jawab atas pengelolaan dana dan program kerja selama masa kepemimpinannya.
“Sumber meminta agar ketua BUMDes ini dapat bertanggung jawab atas dana yang ia kelola dan memaparkan kepada masyarakat program apa saja yang telah dijalankan selama ini,” tutup sumber tersebut.
Kasus ini diharapkan mendapat perhatian dari pihak Pemerintah Desa guna memastikan penggunaan Dana Bumdes yang di berikan kepada Pengurus Bumdes.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari ketua BUMDes Leu, terkait berbagai isu pengelolaan Dana Bumdes Leu, Reporter media ini masih mencoba menghubungi pihak terkait. (RTV)

