masukkan script iklan disini
![]() |
| Dok. Koordinator GPK NTB |
BIMA—Sidik—Jari.com— Gerakan Peduli Kebijakan (GPK) NTB mendesak Polres Bima untuk segera menangkap pelaku tabrak lari yang terjadi di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, pada 10 Agustus 2026 lalu.
Desakan ini disampaikan lantaran hingga kini belum ada kejelasan perkembangan kasus maupun penangkapan terhadap terduga pelaku (sopir mobil pick-up yang menabrak warga).
"Kami dari GPK NTB menuntut Polres Bima untuk bekerja secara profesional dan cepat. Jangan sampai hukum terkesan pandang bulu. Kasus tabrak lari ini korbannya jelas dan TKP-nya juga jelas. Mengapa pelakunya masih dibiarkan berkeliaran?" tegas Koordinator GPK NTB, Tan Sabiel.
Menurut GPK NTB, kasus ini harus menjadi atensi khusus pihak kepolisian karena insiden tersebut telah merenggut nyawa seorang warga Desa Sanolo.
GPK NTB menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika dalam waktu dekat pelaku belum juga ditangkap, mereka menegaskan siap menggelar aksi massa di Polda NTB.
