![]() |
| Dok. Kondisi dilokasi boikot jalan lintas Tambora di Desa Kawinda Na'e. |
Bima-Sidikjari.com- Kejadian Boikot jalan raya lintas Tambora, tepatnya di Dusun Sori Desa Kawinda Nae Kecamatan Tambora, di dasari atas dasar keresahan Masyarakat setempat melihat jalan yang hanya satu-satunya rusak parah terancam putus, oleh karena itu salah satu anak Muda setempat memberikan alaram keras terhadap Pemerintah Desa hingga Pemerintah Provinsi.
Pemboikotan jalan terjadi pada hari minggu 8/03/2026 dini hari, kejadian tersebut hadir juga Sekcam Tambora, Kepala Desa, Ketua BPD. Saat itu sempat terjadi kemacetan dan pihak pengendara tidak dapat melewati jalan tersebut, namun tidak ada terjadinya kericuhan, boikot jalan berjalan damai.
Saat di konfirmasi awak media, ia mengatakan "Terus terang kami sangat resah dengan diamnya pemerintah hari ini, tidak ada solusi konkrit untuk jalan di depan pemukiman warga yang rusak parah", jelas Afrizal salah satu pemuda setempat.
Lanjut dia, menyampaikan bahwa selang beberapa waktu terjadinya pemboikotan jalan ada sedikit titik terang hasil dari komunikasi dan koordinasi Masa lewat Balai Bina Marga Provinsi NTB.
"Iya baba boikot tadi hanya beberapa menit saja, selepas itu kami lanjut komunikasi ke Balai Bina Marga Provinsi NTB, ada solusinya akan di kerjakan besok", tutup Afrizal.
Sementara itu poin-poin kesepakatan antara lain:
1. Mulai dikerjakan besok
2. Balai Bina Marga Provinsi yang langsung kerjakan
3. Timbunan, Talu, Brojo dan Normalisasi Sungai.
Hingga berita ini di rilis belum terkonfirmasi Polsek Tambora dan Kepala Desa Kawinda Nae.
