Dompu --Sidikjari.Com--Setelah sekian lama tim verifikasi faktual yang dibentuk pemerintah daerah kabupaten Dompu bekerja, ditemukan sejumlah data pegawai honorer PPPK paruh waktu yang tidak memenuhi syarat, yang artinya pemilik data tersebut akan dikembalikan, kini melalui ketua tim verfal mengungkapka bahwa dalam proses tersebut ditemukan sejumlah data yang tidak memenuhi syarat.
melalui kegiatan jumpa pers, ketua tim verfal H.Khaerul Insan SE,M.Si, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan kembali data PPPK paruh waktu yang berjumlah 5545 orang, ditemukan sebanyak 158 orang yang datanya tidak memenuhi syarat, dan data tersebut akan di ajukan kembali kepada BKN, untuk ditindak lanjuti, dan pemilik data yang tidak memenuhi syarat tersebut tidak diberikan surat keputusan kerja (SK).
sekitar pukul 14:00 wita, kantor BKD & PSDM Dompu, didatangi sejumlah guru yang namanya tercantum dalam daftar pegawai honorer PPPK paruh waktu tidak memenuhi syarat (TMS) yang dikeluarkan oleh BKD pasca verifikasi lanjutan, mempertanyakan syarat yang mana yang tidak dipenuhi oleh mereka hingga nama mereka masuk dalam daftar TMS.
berdasarkan keterangan narasumber mesia ini, bahwa pihaknya merasa didiskriminasi oleh BKD, karena jika mengacu kepada berkas dan syarat untuk ikut tes PPPK paruh waktu tahun 2025 data dan syaratnya sudah terpenuhi, dan pihaknya juga menegaskan bawa dalam persyaratan dan proses yang telah ditetapkan, tidak ada syarat yang tidak dipenuhi.
sumber juga menuding bahwa ada unsur konspirasi antara BKD dan pimpinan OPD hingga pihaknya dirugikan, salah satu pertanyaan yang disampaikan pada media ini, kenapa beberapa caleg yang gagal dalam pesta demokrasi kemarin bisa lolos PPPK paruh waktu, dengan nada tegas dan berlinang air mata, juga menanyakan kepada pegawai BKD yang ada di ruangan tentang nasibnya, dan bentuk syarat yang seperti apa hingga mereka TMS.
hingga berita ini di tayangkan kepala BKD & PSDM yakni Arif Munandar belum bisa dimintai keterangan, karena hingga pukul 15:30 wita, kepala BKD belum juga kembali ke ruangan kerjanya. (Iskandar).


