-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Online Sidik Jari
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ruang Ekspresi Seniman Dibuka, Jaga Lembur Pakarang Adat Apresiasi Disporaparbud Purwakarta

    28/09/2026, Monday, September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-28T09:57:17Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    Sidikjari.com|| Purwakarta— Upaya membuka ruang ekspresi bagi pelaku seni dan budaya di Kabupaten Purwakarta mendapat apresiasi dari Ormas Jaga Lembur Pakarang Adat. Organisasi tersebut menyampaikan penghargaan atas kesempatan yang diberikan pemerintah daerah kepada sanggar seni untuk tampil di ruang publik.


    Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (28/9/2026) oleh Ketua Farid Arimba,Sekretaris Jenderal Jaga Lembur Pakarang Adat, Edo Solehudin, didampingi Ayi Suhaeri dari Biro Kelembagaan, Dede(deluk) dari Biro Media Informasi, dan Fajar Firmansyah dari Biro Seni Budaya.


    Jaga Lembur Pakarang Adat secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Iman Abdurachman, S.E., Sekretaris Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, atas kesempatan yang diberikan kepada Sanggar Seni Jaga Lembur Pakarang Adat untuk tampil dalam kegiatan yang difasilitasi Disporaparbud.


    Kesempatan tersebut dipandang sebagai ruang penting bagi para pelaku seni untuk mempertahankan eksistensi sekaligus mengenalkan karya seni tradisional kepada masyarakat luas.


    “Terima kasih kepada Disporaparbud dan Pak Iman Abdurachman, S.E., yang telah memberikan kesempatan kepada Sanggar Seni Jaga Lembur Pakarang Adat untuk tampil. Kami sangat menghargai ruang yang diberikan kepada para pelaku seni untuk berkarya dan memperkenalkan budaya kepada masyarakat,” ungkap Farid.


    Menurut Jaga Lembur Pakarang Adat, keberadaan agenda Wisata Kuliner (Wiskul) setiap malam Minggu di kawasan Lapang Purnawarman dapat menjadi salah satu ruang interaksi masyarakat dengan seni dan budaya lokal.


    Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari masyarakat, pelaku UMKM hingga komunitas seni. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi kesenian daerah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.


    Jaga Lembur Pakarang Adat berharap kegiatan seperti ini dapat dipertahankan dan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak sanggar serta komunitas seni di Purwakarta.


    Mereka menilai keberlanjutan ruang ekspresi menjadi salah satu bagian dari upaya menjaga regenerasi pelaku seni. Dengan adanya kesempatan tampil, generasi muda juga memiliki ruang untuk mengenal, mempelajari dan mengembangkan kesenian daerah.


    Jaga Lembur Pakarang Adat pun menyatakan siap membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian seni dan budaya Purwakarta.


    “Budaya akan terus hidup apabila ada ruang untuk dipentaskan, dikenalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berjalan,” pungkasnya.(deluk)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini