-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Online Sidik Jari
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Masyarakat Kelurahan Doro Tangga Keluhkan Tingginya Harga Jual LPG 3.Kg Di Beberapa Tempat.

    Redaksi
    02/06/2026, Tuesday, June 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T06:19:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Gambar. Ilustrasi by Google.


    Dompu.--Sidikjari.Com-- Gas LPG yang kini menjadi salah satu kebutuhan pendukung dan sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat justru seakan menjadi ladang untuk meraup keuntungan yang lebih oleh sejumlah oknum pedagang nakal.



    Hal tersebut seakan menjadi persoalan yang tak ada habisnya, karena di beberapa tempat khususnya yang ada di kelurahan doro tangga kecamatan Dompu kabupaten Dompu NTB, menjual gas LPG 3 Kg dengan harga yang diluar dari ketentuan harga edar tertinggi (HET).


    Informasi yang dihimpun media ini dari beberapa warga, harga gas LPG 3 Kg di wilayah Dorotangga dijual Rp30.000, hingga Rp40.000 per 3.Kg.


    Kondisi tersebut menjadi persoalan yang sangat memberatkan masyarakat, terlebih di tengah kebutuhan ekonomi yang semakin sulit.


    Salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya, pada media ini, mengungkapkan rasa kecewa atas tindakan yang dilakukan oleh oknum agen maupun pengecer, yang diduga sengaja menaikkan harga secara sepihak dan tidak wajar demi meraup keuntungan yang lebih besar.


    “Kami sangat menyayangkan sikap oknum pengecer maupun agen. Gas subsidi untuk rakyat kecil malah dijual dengan harga selangit. Ini sangat mencekik masyarakat kecil,” ujarnya.


    Menurut pengakuan beberapa agen, harga standar yang seharusnya dijual kepada masyarakat berada di kisaran Rp25 ribu per tabung. 


    Namun dalam praktik di lapangan, masih banyak ditemukan penjualan yang melebihi ketentuan yang telah ditetapkan tersebut.


    Warga menilai hal tersebut terjadi akibat lemahnya pengawasan dari pemerintah terkait, hingga mengakibatkan terjadinya tindakan penjualan dengan harga yang melonjak dan tidak wajar tersebut.


    Karena itu, masyarakat mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, instansi terkait, hingga DPRD agar segera turun tangan melakukan inspeksi dan penertiban terhadap agen maupun pengecer yang diduga melanggar aturan distribusi dan penjualan gas subsidi.


    Tak hanya meminta pengawasan, warga juga berharap pemerintah memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti menjual gas subsidi di atas aturan yang berlaku.


    “Kalau memang terbukti menjual di atas aturan, kami berharap izin usahanya dicabut agar ada efek jera,” tegas warga.


    Masyarakat berharap distribusi gas elpiji subsidi dapat kembali berjalan sesuai ketentuan pemerintah dan benar-benar diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan, bukan dijadikan ajang mencari keuntungan sepihak oleh oknum tertentu.


    Masyarakat meminta agar distribusi gas elpiji bersubsidi dapat diawasi lebih ketat agar tepat sasaran dan dijual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga tidak semakin mencekik ekonomi warga kecil.


    Dan harapan kami di cabutkan hak ijin usaha nya menjual gas Elpiji di atas aturan-aturan, pungkasnya. (Iskandar)









    Komentar

    Tampilkan

    Terkini