-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Online Sidik Jari
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Bima Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di Beberapa Titik Kabupaten Bima!

    23/01/2026, Friday, January 23, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T12:06:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini





    Dok. Rapat Koordinasi



    Bima-Sidikjari.com- Mengingat akhir-akhir ini seputar Wilayah Kabupaten Bima cuaca hujan yang cukup tinggi oleh karena itu Melalui Surat Keputusan Nomor : 118.45/51/07.04 tahun 2026 Bupati Bima Ady Mahyudi Menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Bima pada tanggal 21 January 2026. 


    Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan Rapat Koordinasi penanggulangan bencana yang berlangsung Selasa 20 January 2026 di Ruang Rapat Wakil Bupati Bima.


    Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bima menjelaskan, "Status Tanggap Darurat tersebut mencakup sembilan kecamatan yaitu Sanggar, Bolo, Woha, Monta, Palibelo, Tambora, Ambalawi, Wera dan Soromandi", Jelas Fatahullah, S.Pd Jum'at (23/01/26).


    Ia melanjutkan bahwa, "Status tanggap darurat bencana tersebut berlaku selama 14 Hari mulai tanggal 21 Januari sampai dengan 3 Februari 2026 dan dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan penanganan kebencanaan di lapangan", Terang Fatahullah.


    Dijelaskannya, mengacu pada data terkini BMKG, wilayah NTB diprediksi akan mengalami cuaca yang cukup ekstrem, diprakirakan berawan hingga hujan lebat,  disertai kilat/petir dan angin kencang dengan kecepatan bisa mencapai 45 km/jam di periode awal, dan 35 km/jam di periode akhir pekan, selama satu minggu ke depan mulai tanggal 22 hingga 28 Januari 2026.


    Selain itu ia menghimbau kepada Masyarakat Kabupaten Bima, "Untuk menghindari musibah, warga diminta mengecek  dan memeriksa atap rumah, memangkas  ranting pohon yang sudah terlalu rimbun atau rapuh agar tidak tumbang tertiup angin", ucap Fatahullah.


    Kemudian Fatahullah, S.Pd. mengingatkan, "Masyarakat juga diminta membersihkan saluran air, memastikan selokan tidak mampet sampah, supaya air hujan lancar dan tidak menyebabkan genangan/banjir. Masyarakat juga diminta agar selalu waspada saat berkendara", pungkasnya. (Rakus01)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini