masukkan script iklan disini
Foto: Direktur Utama PDAM kabupaten Dompu H. Didi Wahyudi.
Direktur utama PDAM kabupaten Dompu, H. Didi wahyudi, pada media ini menjelaskan bahwa,
langkah-langkah strategis untuk memperbaiki kinerja operasional dan layanan guna mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Dompu. Rabu. 31/12/25.
Selain daripada meningkatkan mutu pelayanan, dan kinerja operasional, juga memperbaiki sistim manajemen keuangan, sistim manajemen birokrasi, bahkan sampai ke kelembagaannyakelembagaannya, karena sistim kelembagaan PDAM harus betul-betul mengacu kepada standar operasional produksi (SOP), karena itu merupakan salah satu catatan BPKP yang harus dilakukan perbaikan.
Lebih lanjut, tingkat kehilangan air yang menjadi temua BPKP yang mencapai hingga 65%, merupakan langkah yang dinilai emergency dalam memperbaiki PDAM untuk kedepan.
Tidak hanya itu direktur utama PDAM Dompu juga memberikan doktrin dan penegasan kepada seluruh pegawainya, agar tingkat kinerja pegawai harus mengacu kepada standar pekerja nasional, dan pihak perusahaan juga akan memberikan kesejahteraan kepada pegawai dengan upah/gaji standar UMR.
Selain dari menertibkan sistim kerja yang berbasis kinerja terpadu, direktur juga mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan ultimatum bahwa PDAM Dompu terus berupaya untuk menjadi bagian yang memberikan pendapatan asli daerah (PAD), meski dengan jumlah anggaran yang diberikan oleh daerah yang masih jauh dengan apa yang diharapkan oleh PDAM, namun pihaknya tetap akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan PAD untuk daerah kabupaten Dompu, dan pihaknyapun akan membuktikan bahwa PDAM Dompu sekarang tidak lagi seperti yang dianggap momok oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Direktur juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah BBF DJ, karena menjadikan PDAM Dompu menjadi prioritaskan dalam memberikan pinjaman SMI, dengan adanya pinjaman itu, segala bentuk persoalan yang sangat krusial dalam pembangunan infrastruktur PDAM bisa untuk dilakukan perbaikan.
Selain daripada itu, direktur juga mengungkapkan salah satu statemen bahwa akan menghadirkan program bisnis inovasi, air minum dalam kemasan (AMDK) baik berbentuk gelas maupun botol, karena itu berdiri hasil evaluasinya, bahwaemiliki peluang untuk memberikan PAD ataupun untuk menunjang daera dalam mengembalikan pinjaman SMI.
Dalam upaya mengembalikan status PDAM yang sebelumnya sakit, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak PPKP dan sudah ada sinyal baik, dan untuk tahun 2026 PDAM Dompu berstatus tidak sakit. "Tutup direktur. (Iskandar)

