-->
  • Jelajahi

    Copyright © Media Online Sidik Jari
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Buntut Tidak Ada kepastian Kepulangan PMI, Sponsor Ancam Bongkar Oknum Penerima Fee Di Disnakertrans Dompu.

    Redaksi
    05/05/2026, Tuesday, May 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-06T05:47:54Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Foto : ilustrasi by google 

    Dompu,--Sidikjari.Com-- Salah satu sponsor yang menyalurkan PMI ke negara Timur Tengah Kini mulai merasa resah karena terus didesak keluarga PMI an.Dewi Anggriani yang merupakan salah satu warga Lingkungan Dore Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Indonesia.


    Keberangkatan PMI ke Negara Saudi Arabia sejak tahun 2022 lalu, menggunakan sisa masa aktif paspor Malaysia, dan diduga ada keterlibatan oknum ASN di Disnakertrans Kabupaten Dompu, Dalam menerima fee dari hasil penyaluran PMI bernama Dewi Anggriani.


    Syarifuddin alias P. Din selaku Kepala Cabang Kantor PJTKI pada Minggu (26/04/26), saat dikonfirmasi media ini, membenarkan bahwa ada oknum ASN yang bertugas di Disnakertrans Kabupaten Dompu yang ikut menerima dan menikmati uang sebagai fee atas penyaluran Dewi Anggriani.


    Dijelaskannya juga bahwa, bukan hanya itu, Oknum ASN itu juga kerap menikmati juga hasil persentase dari banyak CPMI yang disalurkan oleh dirinya, dengan nominal Rp.200.000 hingga Rp.500.000 untuk satu orang CPMI.


    Dikatakannya juga bahwa "Setiap saya salurkan CPMI ke negara tujuan ditimur tengah, oknum ini tetap selalu mendapatkan fee antara Rp.200.000 hingga Rp.500.000/kepala dan jika dikalikan 10 orang per sekali penyaluran maka oknum tersebut mendapatkan 2 hingga Rp.5 juta sekali pengiriman,"aku P. Din polos.


    Saat ditanyai siapa nama oknum tersebut, pihaknya justru mengatakan bahwa, ia masih menghargai oknum tersebut, tapi jika dirinya terus mendapatkan tekanan dari pihak keluarga Dewi, maka ia pastikan akan membeberkan semuanya pada media. 


    Hingga kini p.din juga masih menyimpan sejumlah bukti slip pengiriman uang ke nomor rekening atas nama oknum ASN yang bekerja di Disnakertrans kabupaten Dompu tersebut 


    "Bukti slip pengiriman itu sengaja' saya simpan sebagai bukti bahwa oknum itu juga ikut terlibat mendapatkan fee. Suatu saat Saya akan membongkar nya,"beber P. Din tanpa menyebutkan nama oknum pemilik rekening tersebut.


    "Saya rasa oknum itu mengetahuinya dan harus menyadari maksud saya ini. Jangan diam aja, tapi saat ini saya membutuhkan bantuan dia untuk komunikasi ke pusat agar Dewi Anggriani bisa keluar dari Kantor Sakkan dan dipulangkan,"ujarnya.


    Tidak hanya itu, sambung P. Din,, dirinya juga selalu membantu oknum tersebut dikala dia meminta sejumlah uang bahkan terakhir oknum meminta uang senilai Rp.200.000 untuk ke Kecamatan Pekat, termasuk juga dulu dia pernah menggadaikan sepeda motor nya, motor ia bawa pulang dan uang tidak ia kembali kan, tapi kita biasa saja tanpa menanggapinya ke arah yang negatif.


    Dalam hal memulangkan Dewi Anggriani ini, dirinya juga mengutus anak buahnya untuk mendatangi kediaman pribadi oknum ASN tersebut sebanyak 3 kali, untuk meminta bantuannya bahkan menawarkan biaya untuk memulangkan Dewi Anggriani tapi oknum itu memilih diam saja.


    "Apa kurang baiknya saya ini sehingga dia tidak bisa membantu saya untuk memulangkan Dewi Anggriani padahal saya sudah banyak membantu dia,"ucap P. Din 


    Kepala Disnakertrans Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH saat ditemui beberapa awak media diruang kerjanya pada Senin pekan lalu, meminta pada media agar pernyataan oknum sponsor itu jangan diberitakan dulu, bahkan ia berjanji akan memanggil oknum ASN yang dimaksud untuk berkomunikasi ke pusat guna memulangkan Dewi Anggriani dari Sakkan Saudi Arabia ke Indonesia.


    "Jangan di naikkan beritanya, nanti saya akan panggil dia setelah kalian keluar ya,"pinta Syahid. (Iskandar)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini